UKM Pengembangan Tahfidhul Qur'an

Festival Qur’ani 2024 : Bersama dalam Keberkahan, Bersatu dalam Keimanan

Published by admin on

Penulis: Bagus Muzaki

Festival Qur’ani telah usai, dengan mengangkat tema “ Integrasi Nilai-nilai Pemersatu Bangsa dalam Diri Insan Qur’ani untuk Mewujudkan Generasi Muda yang Progresif” dan diimplementasikan pesan tersirat pada opening Ceremony dan Closing Ceremony-nya dengan menampilkan penampilan tarian dan beberapa budaya dari berbagai daerah di Indonesia secara meriah, melambangkan bahwa Indonesia kaya akan budaya namun tetap aman, damai dan sentosa.

Event berlangsung selama dua hari weekend, hari pertama Opening Ceremony yang di buka langsung oleh Wakil Rektor III UINSA Bapak Prof Abdul Muhid M.Si. Hari pertama (2-11-2024) berjalan cukup baik dengan 2 cabang lomba terlaksana yaitu MHQ 5 Juz dan MHQ 10 juz yang sama sama tingkat Jawa Timur .

Hari kedua, Minggu (3-11-2024) begitu juga sama dengan hari pertama. Terdapat 4 cabang lomba yang di selenggarakan serentak yaitu MHQ 20 juz tingkat se-Jawa, Musabaqah fahmil Qur’an (MFQ) tingkat Nasional, Lomba Tartil Hafalan Qur’an (LTHQ) tingkat Jawa Timur, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTIQ) tingkat Nasional.

Event ini bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi merupakan ladang pahala yang Allah sediakan untuk seluruh elemen yang terlibat. Seperti yang dikutip dari Cak Sabiq (Majelis Pertimbangan Organisasi) dalam sambutan Closing Ceremony di malam harinya, dalam Al-Qur’an Allah berfirman,

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ مِنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ نَقِيْرًا

“Dan barang siapa yang mengerjakan amal salih, baik laki-laki maupun perempuan, sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk ke dalam surga.” (QS. An-Nisa: 124).

Semoga setiap langkah yang kita ambil dalam event ini dicatat sebagai amal baik di sisi-Nya.

Hal ini mengingatkan kepada kita semua, “Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.” Dengan niat yang tulus dan usaha yang maksimal, Insya Allah, semua rintangan bisa kita atasi. Mari kita terus menjaga semangat ini, tidak hanya dalam event-event UPTQ selanjutnya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari kita.

Penulis juga secara pribadi ingin mengucapkan syukran katsiron kepada seluruh jajaran SC yang luar biasa selalu mengarahkan kami (OC) dari awal sampai hari eksekusi. Mohon maaf sebesar besarnya saya sampaikan jika kami belum bisa meng eksekusi arahan dengan maksimal.

Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua panitia yang telah berkontribusi. Setiap sumbangsih Panitia sangat berarti. Seperti kata pepatah, “Tak ada gading yang tak retak” kita mungkin menemui beberapa kendala, tetapi itu semua adalah bagian dari proses belajar.

Yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan terus berusaha.Selamat kepada seluruh pemenang, proses yang tidak mudah pasti sudah kalian alami dan kegagalan pula pernah kalian rasakan hingga akhirnya sampai kepada titik ini, di panggil namanya di panggung kehormatan sebagai pemenang yang sah.

Bagi peserta yang belum meraih kemenangan pada event ini jangan berkecil hati, masih banyak event luar bisa menunggu aksi kalian selanjutnya, bahkan Festival Qur’ani Selanjutnya.

Karena adat Penulis selalu menyelipkan pantun di akhir kalimat, maka izinkan Penulis berpantun yang ngga terlalu bagus ini,

Naik kempang ke teluk meranti

Turunnya di selatpanjang Usai sudah festival qur’ani

Mohon maaf atas segala hal yang kurang

Kuliah yes… ngaji yes…aktivis yes

Barakallah Fikum


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *