Ramadhan Berbagi “UPTQ Presents x LazisNu Wonocolo”

Pada hari Sabtu 30 Maret 2024 M / 19 Ramadhan 1445 H UPTQ UINSA mengadakan agenda Ramadhan Berbagi. Agenda ini merupakan agenda tahunan di bulan Ramadhan. Bentuk kegiatannya sangat menarik dimulai dari tahlil dan khataman Al-quran di siang hari, pembagian takjil di sore hari, buka bersama dan salat tarawih berjamaah di malam hari. UPTQ bekerja sama dengan LAZISNU Wonocolo untuk mensukseskan agenda kali ini. Pihak LAZISNU terlihat senang dengan kehadiran teman-teman UPTQ, salah satu dari mereka menyebutkan bahwa agenda seperti ini merupakan suatu hal baik untuk dilakukan demi kemaslahatan masyarakat sekitar.
Ramadhan Berbagi dimulai tepat setelah dzuhur dengan dilakukannya tahlil bersama untuk mendoakan keluarga-keluarga para donatur yang sudah tiada. Setelah tahlil bersama usai dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan khotmil quran. Khotmil quran dilakukan dengan cara pembagian juz per-individu, untuk juz 1 sampai 5 dan 30 pembacaan dilakukan dengan menggunakan microphone. Khotmil kali ini berhasil mengkhatamkan sebanyak dua kali khataman yang menyesuaikan dengan jumlah anggota UPTQ dan pihak LAZISNU Wonocolo. Khotmil quran selesai tepat sekitar pukul 4 sore yang ditutup dengan doa khotmil quran.
Sembari menikmati senja Ramadhan para anggota UPTQ dan pihak LAZISNU mulai menuju titik pembagian takjil. Untuk tempat pembagian takjil berada di RSA. Pihak LAZISNU dan 4 anggota UPTQ membagikan di dalam RSAL yang ditujukan untuk para perawat dan orang-orang yang menjenguk keluarganya di rumah sakit. Sedangkan anggota UPTQ yang lainnya membagikan takjil di luar tepatnya berada di jalanan sekitar RSAL. Ada suatu alasan tersendiri mengapa pembagian takjil diberikan kepada para perawat dan keluarga penjenguk, berdasarkan apa yang disebutkan dari ketua LAZISNU Wonocolo bahwa orang-orang yang berada di rumah sakit seperti perawat dan penjaga pasien lebih membutuhkan karena mereka memiliki keterbatasan waktu untuk meninggalkan rumah sakit, terkadang saat berbuka puasa mereka belum menyempatkan diri hanya untuk keluar membeli takjil diluar rumah sakit.
Selepas pembagian takjil mereka kembali ke kantor LAZISNU untuk melakukan buka bersama. Pada umumnya kegiatan-kegiatan buka bersama sangat rawan untuk meninggalkan salat tarawih, entah karena memang masih di tempat atau sedang dalam perjalanan pulang. Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman UPTQ, mereka selepas buka bersama tidak langsung pulang melainkan menunggu adzan Isya berkumandang sembari memperbincangkan hal-hal yang berkaitan dengan UPTQ. Dan pada akhirnya agenda ini diakhiri dengan salat tarawih berjamaah dan sedikit ngobrol santai bersama ketua LAZISNU ba’da tarawih. Dari kegiatan tersebut pihak LAZISNU Wonocolo sangat senang dengan adanya kegiatan ramadhan berbagi dan membuka kembali apabila ada kegiatan dari UPTQ seperti khotmil quran atau yang lainnya.
Penulis : Renal El – Musthafa
0 Komentar