UKM Pengembangan Tahfidhul Qur'an

UPTQ Berprestasi : Awalnya ditolak, tetapi rencana Allah luar biasa

Published by admin on

Kisah inspirasi Ashimah yang berkesempatan MBKM Internasional di Jeddah, Saudi Arabia

Februari 2024 menjadi bulan yang bersejarah karena tepatnya program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang diinisiasi oleh Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan, telah diresmikan dan mulai dijalankan mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya tahun ajaran 2023 – 2024 oleh rektor UIN Sunan Ampel Surabaya di Amphiteater kampus 2 Gunung Anyar. Program ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 yang akan disebar di berbagai mitra instansi baik dalam negeri maupun luar negeri dengan berbagai macam kegiatan baik asistensi mengajar, magang, proyek independen, riset, serta KKN Tematik.

Hal ini juga diikuti oleh salah satu anggota aktif UPTQ yang sekaligus menjadi pengurus UPTQ bagian koordinator departemen tahsin yakni Ashimah Ummi Zahroh, yang sangat beruntung mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu mahasiswa program MBKM yang mengikuti asistensi mengajar dan magang internasional di sekolah Jeddah, Arab Saudi. “Awal saya tertarik program ini, saya mencoba mendaftar program magang internasional yang ditempatkan di Malaysia mbak, bukan di Jeddah”, Ujarnya.

Setelah dinyatakan berhasil lolos tahap seleksi awal, Ashimah sapaan akrabnya, melanjutkan tahap wawancara dengan wawancara yang full menggunakan percakapan bahasa inggris dan bahasa arab. “Alhamdulillah aku sendiri punya cukup basic bahasa inggris, terus kalau bahasa arab malah aku kurang bisa padahal aku sendiri anak PBA, Jadi masih tahap belajar” ucapnya.

Saat waktu pengumuman pun tiba, betapa terkejutnya ternyata namanya sempat tidak tercantum sebagai mahasiswa yang lolos magang internasional di Malaysia. “Jadi beberapa hari setelah pengumuman yang aku dinyatakan tidak lolos ke Malaysia. Melalui temanku, ternyata pihak akademik sempat mencari beberapa nama anak dan salah satunya terdapat namaku. Akhirnya tanpa pikir panjang aku menghubungi pihak akademik dan ternyata beliau malah menawari aku untuk magang internasional di Jeddah, Arab saudi” Ungkapnya dengan cerita penuh antusias. Disisi lain, ternyata orang tua Ashimah yang berada di kota Sidoarjo pun juga sangat mendukung penuh anak sulungnya berkelana mencari ilmu dan pengalaman ke negeri yang mendapat julukan “Al-Babul Haramaini” tersebut.

“Untuk teman teman UPTQ satu angkatan yang sekarang juga sedang melakukan program MBKM ini, semangat selalu dan jangan lupa untuk terus diniatkan belajar atau menuntut ilmu. Jangan dijadiin beban karena dimanapun kalian ditempatkan yakini itu adalah tempat terbaik untuk kalian menggali pengalaman disana”. Ujarnya untuk teman teman UPTQ semester 6. Dia juga berpesan untuk adik adik tingkat UPTQ yang ingin juga mencicipi belajar di luar negeri agar jangan takut dan menyerah untuk terus mencoba apapun itu terutama program program study exchange yang disediakan oleh fakultas ataupun kampus UINSA itu sendiri

Penulis : Fizna Adhilah


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *